1.300 Polisi Amankan Pelantikan Gubernur Bali

41

Mangku Pastika (kanan) dan Ketut Sudikerta (kiri) Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih 2013-2018

SULUHBALI.CO, Denpasar – Sekitar 1.300 polisi dikerahkan untuk mengamankan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2013-2018 di Denapsar, Kamis (29/8).

“Kami kerahkan sekitar 1.300 personel untuk pengamanan pelantikan gubernur yang merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja,” kata Kepala Bidang Hubungungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar Hariadi, di Denpasar, Senin.

Menurut dia, personel itu akan disiagakan di gedung DPRD Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar, sebagai lokasi utama upacara pelantikan.

Pengamanan prioritas juga diberlakukan kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih beserta anggota keluarganya yang menghadiri upacara pelantikan yang dirangkaikan dengan Sidang Paripurna DPRD Bali.

Selain mengamankan orang, pihak kepolisian juga akan mengamankan barang yang perlu diantisipasi di antaranya kendaraan bermotor yang digunakan oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Pihak kepolisian juga akan menyasar senjata tajam dan senjata api sebagai bagian antisipasi pengamanan.

Ruas-ruas jalan menuju kawasan Renon, kediaman pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih dan sejumlah objek vital juga akan menjadi target pengamanan pihak kepolisian.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan pengamanan pentahapan kegiatan Pemilu mulai masa latihan praoperasi selama tiga hari yakni 15-17 April 2013, masa kampanye selama 14 hari mulai 28 April-11 Mei 2013, masa tenang selama tiga hari mulai 12-14 Mei 2013, kegiatan pemungutan dan penghitungan suara selama 11 hari mulai 15-25 Mei 2013, dan terakhir pelantikan dan pengucapan sumpah janji gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Pemilukada Provinsi Bali yang digelar pada 15 mei 2013 dimenangkan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta dengan perolehan suara 1.063.734 (50,02 persen) atau unggul 996 suara dari pesaingnya yakni pasangan Anak Agung Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan yang memperoleh 1.062.738 suara (49,98 persen). (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.